Selasa, 25 Mei 2010

Rekomendasi Desain Jembatan Penyeberangan Orang

 
Arsitek Utama: Dhimas Bagus Putranto
Tim Arsitek: Lillahi Asyrotul Akhiroh, Mia Hijriah, Nindya Kirana Putri, Novia Mahmuda, Septia Faril Lukman
Klien: Sukawi, ST., MT.

Rekomendasi desain jembatan penyeberangan orang (JPO) harus mengikuti peraturan dasar perancangan JPO. Diantaranya adalah ketinggian ambang bawah JPO, lebar badan jembatan, kualitas bahan, dan sebagainya. Sebagai tambahan, dapat diterapkan langgam arsitektur yang sedang digandrungi oleh masyarakat.

Jembatan penyeberangan didesain dengan tipe minimalis karena tipe ini terlihat lebih bersih dan rapi sehingga terasa lebih nyaman untuk dilihat maupun digunakan. Desain minimalis ini menggunakan rangka besi yang di ekspos dengan warna merah sebagai aksen. Warna merah (yang terlihat mencolok) dipilih sebagai aksen dengan alasan agar jembatan penyeberangan ini dapat terlihat dengan jelas dari kejauhan.
Pada kepala jembatan ditutup dengan tembok bata yang diberi aksen berupa jendela kaca dengan ukuran besar sehingga view dari jembatan ke arah arah lebih leluasa. Ventilasi berupa lubang berbentuk persegi panjang yang ditata mengikuti kemiringan tangga terletak di kedua sisi dinding (menghadap jalan dan membelakangi jalan), serta sebuah angin-angin pada bagian atas.
Sedangkan pada lantai jembatan menggunakan plat beton sebagai lantainya karena memiliki daya tahan yang lebih baik dibanding menggunakan material kayu. Pada bagian sampingnya dibuat terbuka dengan teralis besi sebagai pengaman saat berjalan. Bagian ini dibuat terbuka agar pengguna jembatan penyeberangan tidak merasa sempit maupun pengap oleh dinding penutup. 

Tangga naik dan turun pada jembatan-penyeberangan-orang sebaiknya tidak terlihat terlalu tinggi bagi pejalan kaki agar mereka tidak merasa malas untuk menggunakan jembatan penyerberangan saat hendak menyeberang ke sisi lain jalan raya. Untuk mengatasi hal itu, tangga pada jembatan penyeberangan di desain memutar dengan bordes sehingga jika dilihat dari ujung bawah, bagian atas tangga tersebut terlihat lebih dekat. 
Bagian tengah lantai jembatan dapat digunakan untuk memasang billboard iklan sebagai pemasukan sehingga dapat digunakan untuk biaya perawatan jembatan. Ukuran billboard disesuaikan dengan ruang yang telah disediakan agar keberadaannya tidak mengganggu visualisasi dari jembatan itu sendiri ataupun mengganggu kenyamanan pengguna jembatan.



Berdasarkan produk tugas UTILITAS 2
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Penyusun:
Dhimas Bagus Putranto
Lillahi Asyrotul Akhiroh
Mia Hijriah
Nindya Kirana Putri 
Novia Mahmuda
Septia Faril Lukman

Artikel Terkait:
Jembatan Penyeberangan Orang
Description: Rekomendasi Desain Jembatan Penyeberangan Orang Rating: 4.5 Reviewer: Faril ItemReviewed: Rekomendasi Desain Jembatan Penyeberangan Orang


.:: Artikel menarik lainnya ::.

5 komentar :

Tulis Komentar Anda di Sini...