Sabtu, 23 Oktober 2010

Zebra Cross - Jalur Penyeberangan Jalan


Zebra cross adalah tempat penyeberangan di jalan; diperuntukkan bagi pejalan kaki yang akan menyeberang jalan, dinyatakan dengan marka jalan berbentuk garis membujur berwarna putih dan hitam yang tebal garisnya 300 mm dan dengan celah yang sama dan panjang sekurang-kurangnya 2500 mm, menjelang zebra cross masih ditambah lagi dengan larangan parkir agar pejalan kaki yang akan menyeberang dapat terlihat oleh pengemudi kendaraan di jalan (tidak tertutup kendaraan yang parkir).

Pejalan kaki yang berjalan diatas zebra cross mendapatkan prioritas berjalan terlebih dahulu sehingga kendaraan yang sedang melintas di jalan diwajibkan berhenti. Jika kecepatan arus kendaraan sangat cepat, maka keberadaan zebra cross digantikan dengan jembatan penyeberangan orang (JPO).
Dari penggalan katanya, "zebra" berarti binatang zebra (hewan khas Afrika, seperti kuda dengan warna kulit belang putih-hitam), sedangkan kata "cross" memiliki arti menyeberang/melintas. Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa disebut dengan nama "zebra cross" karena menggunakan warna hitam dan putih seperti warna pada hewan zebra dari kelompok hewan kuda yang hidup di Afrika. Dapat pula diartikan bahwa jalur (cross) yang berwarna seperti hewan zebra.

Ketentuan memasang zebra cross
Zebra Cross dipasang di jalan dengan ketentuan sebagai berikut : 
1. Zebra Cross harus dipasang pada jalan dengan arus lalu lintas, kecepatan lalu lintas, dan arus pejalan kaki yang relatif rendah. Jika arus dan kecepatan lalu lintas cukup tinggi, maka akan membahayakan keselamatan penyeberang jalan. Keberadaan zebra cross digantikan dengan jembatan penyeberangan orang (JPO).
2. Lokasi Zebra Cross harus mempunyai jarak pandang yang cukup agar tundaan kendaraan yang diakibatkan oleh penggunaan fasilitas penyeberangan masih dalam batas yang aman. Dalam hal ini adalah agar pengendara mempunyai waktu untuk mengerem kendaraannya dari jauh sehingga saat hampir mencapai zebra cross, kendaraan tersebut telah berhenti.

Macam-macam zebra cross
1. Zebra cross di persimpangan
Di semua lengan perempatan harus memiliki zebra cross. Hal ini akan mempermudah  penyeberang jalan untuk mencapai tujuan.
Zebra cross di persimpangan
2. Garis stop dengan zebra cross (persimpangan siku)
Zebra cross di persimpangan siku
3. Garis stop dengan zebra cross (jalan lurus)
Zebra Cross di jalan lurus
Kondisi Zebra Cross di Indonesia
Tidak terdapat variasi desain gambar pada zebra cross di Indonesia, hanya berupa garis hitam dan putih. Berbeda dengan kondisi zebra cross di luar Indonesia yang memiliki variasi bentuk dan gambar, tetapi tidak mengurangi esensi dari zebra cross itu sendiri.
Pengendara kendaraan berhenti di zebra cross
Zebra cross merupakan fasilitas penyeberangan yang seharusnya dapat menjamin keamanan bagi penggunanya (penyeberang jalan). Namun dewasa ini, kecelakaan malah banyak terjadi di zebra cross. Keberadannya yang terdapat di dekat traffic light merupakan salah satu penyebab banyaknya kecelakaan yang terjadi.
Saat traffic light menunjukkan warna merah menyala, maka seharusnya kendaraan berhenti di belakang zebra cross untuk memberi kesempatan kepada pejalan kaki untuk menyeberang, kenyataannya banyak kendaraan yang malah berhenti tepat di atas garis zebra cross. Hal ini menyebabkan ruang bagi penyeberang jalan menjadi tidak nyaman dan tidak aman.
Orang akan kesulitan menyeberang jalan
Di kota – kota di Indonesia, kondisi zebra cross cukup memprihatinkan. Hampir di setiap perempatan jalan, zebra cross yang seharusnya ada sebagai sarana bantu penyeberangan, kini telah hilang keberadaannya. Hal itu berupa hilangnya sebagian warna putih pada garis zebra cross, bahkan ada yang sudah tidak kentara sama sekali sehingga tidak terlihat bahwa jalur tersebut adalah zebra cross.
Karena garis zebra cross yang sudah mulai pudar, sebagian pejalan kaki yang akan menyeberang jalan merasa takut karena jalur penyeberangan tersebut tidak dapat dilihat dengan jelas oleh pengendara kendaraan. Hal ini dapat menimbulkan kecelakaan menimpa penyeberang jalan tersebut. Karena itu, para penyeberang jalan akan mencari tempat penyeberangan sendiri yang menurut mereka lebih aman.

Rekomendasi Desain Zebra cross
Desain zebra cross berupa inovasi pada garis putih dengan motif berupa gambar-gambar yang membuat orang merasa tertarik untuk lewat zebra cross tersebut. Salah satu gambar yang bisa digunakan sebagai motif garis pada zebra cross adalah gambar sikat gigi yang disusun berjajar sepanjang lebar jalan. Orang akan sangat mengenal gambar ini karena sering digunakan setiap hari.
Variasi zebra cross berupa gambar sikat gigi
Filosofi yang ingin ditampilkan adalah bahwa sikat gigi memberi keamanan pada mulut dari serangan kuman dan bakteri, maka zebra cross bergambar "sikat gigi" ini juga akan memeberi keamanan pada penyeberang jalan.
Mobil berhenti di belakang garis zebra cross
Untuk menjaga agar kualitas zebra cross tetap terjaga, sebaiknya dilakukan perawatan pada zebra cross, yakni dengan pengecatan ulang garis-garis putih setiap enam bulan sekali atau jika telah terjadi kerusakan warna pada zebra cross.

*  *  *  *  *  *  *  *  *

Berdasarkan produk tugas mata kuliah UTILITAS LINGKUNGAN
Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Diponegoro.
Tim Penyusun:
Dhimas Bagus Putranto
Lillahi Asyrotul Akhiroh
Mia Hijriah
Nindya Kirana Putri
Novia Mahmuda
Septia Faril Lukman Description: Zebra Cross - Jalur Penyeberangan Jalan Rating: 4.5 Reviewer: Faril ItemReviewed: Zebra Cross - Jalur Penyeberangan Jalan


.:: Artikel menarik lainnya ::.

3 komentar :

Tulis Komentar Anda di Sini...